Langsung ke konten utama

Menyatu dalam rohku

Telah kubuka lebar pintu hatiku untukmu

dan kumasukkan engkau 

lalu kududukkan dirimu di tengah-tengah ruang hatiku bersama jiwaku

Sampai tiba waktunya engkau milikku


Kututup rapat dan kukunci

agar engkau menyatu

bersama segenap partikel-partikel dalam rohku


Mustahil bagiku untuk melepaskanmu

sebab telah aku segel dengan keimananku

Kalaupun engkau mampu,

engkau pergi bersama rusaknya hati dan jiwaku


Tolonglah jiwa yang merana ini

Bersamaku selamanya

sampai tua

Sampai di surga

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perempuanku

  Apa yang tidak aku temukan dalam ilmu pengetahuan, aku temukan dalam dirimu. Seolah-olah aku merasa bahwa aku menemukan diriku dalam dirimu Dan ternyata kamu adalah perempuan yang selama ini aku cari Dan ternyata kamu adalah bunyi yang aku hayati setiap pagi Dan untuk pertama kalinya aku bersaksi bahwa tiada perempuan selain engkau.   Aku percaya bahwa Tuhan yang menciptakan perempuan secantik engkau adalah Tuhan Yang Mahabesar dan Maha Pengasih.

Sebuah lapangan sore hari

  Saya kira musim ini dan seterusnya, saya tidak akan menonton bola lagi, tidak akan pergi ke stadion, tidak akan pergi ke luar kota untuk mengikuti laga-laga berikutnya. Saya kira saya akan menutup musim lalu dengan terpaku di kursi meracau tentang peluang-peluang yang terbuang sia-sia. Sehari sebelum peluit ditiup, saya akan merencanakan itu, berhenti menjadi penggemar klub sepak bola. Berita kematian dari media ke media menyayat hati saya sebab begitu mudahnya menghilangkan nyawa anak manusia yang masih memiliki perjalanan yang jauh. Manusia macam apa yang tega melakukan perbuatan itu? Atas dasar apa melakukan itu? Siapa yang mereka tiru? Dan yang lebih penting apa tujuan itu semua? Ketika pertandingan dihelat pada hari itu, maka di hari yang sama, siang dan malam menjadi instabilitas psikologis. Kejiwaan saya terombang-ambing di lautan ketidakpastian. Saya kerap khawatir mengenakan lambang atau nama klub dan komunitas yang terpampang di pakaian. Saya merasa tidak aman. Seolah...

Kelak suatu saat nanti

Kebanyakan lelaki ketika memiki banyak uang akan memilih untuk memiliki banyak istri, tetapi tidak denganku. Aku lebih memilih untuk memiliki banyak anak, sebab mereka tidak hanya akan mewarisi gen biologisku tetapi juga ideologisku. Untukku, satu orang istri sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan dan keinginanku. Karena aku merasa sudah menemukan kelengkapan hanya pada seorang wanita saja. Kalau dipikir-pikir buat apa memiliki banyak istri tetapi mereka tidak benar-benar mencitaiku melainkan uangku. Bukankah manusia diciptakan berpasang-pasangan? satu laki-laki hanya untuk satu perempuan?      Salah satu problematika yang dialami seorang poligami adalah dia tidak menemukan kesempurnaan pada seorang wanita saja. Melainkan dia hanya menemukan satu keunggulan pada satu wanita lalu cepat-cepat ingin menikahinya. Lambat laun keunggulan tersebut akan memudar dan terkesan merasa bosan dengan seiring berjalannnya waktu. Misalnya seperti ini, seorang lelaki menikahi seorang wanita...