Langsung ke konten utama

Sebahagia itu

 

Detak jantungku berdebar dengan kencang

Membayangkan kedua matamu yang berbinar-binar

Tak kuasa aku

Tapi lebih menderita jika engkau jauh dari pandangan mata

Menantimu di ujung sang kala

 

Pesanmu,

Tiap-tiap kata yang kauucapkan,

Aku masih ingat.

Tawamu

Sesekali rayuan

Aku tidak pernah sebahagia itu.


Komentar

Postingan populer dari blog ini